There can be no “teacher” without ‘pupils’ , no rebel without ‘establishment’.

Arti Peimpin

Pemimpin adalah orang pertama sekaligus orang terakhir dalam sebuah kelompok (Mukti 2013)

This is featured post 3 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 4 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Gunung Prahu

SEUMUR HIDUP KITA SEKALIPUN TIDAK AKAN CUKUP UNTUK MENGELILINGI INDONESIA. I LOVE INDONESIA.

Membersihkan uang koin dengan asam cuka dan garam

0 komentar

Suatu Senin di bulan November- 2010

Seorang anak bertubuh mungil dengan seragam SMP menggantungkan tangannya memegang sebuah besi di tengah-tengah metro mini yang dia gunakan.
Terdengar teriakan sang kernet " ongkos...ongkos..." berulang ulang.
Sang anak mengeluarkan satu lembar 5 ribuan untuk membayar ongkos metro mini yang ia tumpangi. Tentu saja ia dapat kembalian. Satu lembar dua ribuan dan tiga koin 500 an ia dapat sebagai uang kembalian.

"Apaan nih bang..uangya lecek gini angka 500an nya ketutup ijo-ijo nih"
"Alah...sama aja toh duit juga.."

Sesampainya di sekolah

Hari itu pelajaran pertama adalah praktikum IPA
Sang guru mengajak murid-muridnya pergi ke laboratorium.
"Ya anak-anak adakah diantara kalian yang membawa uang koin?" tanya beliau
sang anak yang masih mengantongi uang koin miliknya langsung mengacungkan tangannya.
"Saya PAk"
"Silahkan maju"
...
"Hmmmm tepat seperti yang dibutuhkan. Baik anak-anak ada yang tahu ini usng koin berapa?"
"500 pa" jawab seoarang anak
"100 pa" jawab yang lain
"baik,,karea uang koin ini terlalu kusam, kita akan membuatnya lebih cerah dengan bahan-bahan yang ada di dapur rumah kita."
"yang kita butuhkan adalah asam cuka dan sedikit garam."
..yang kita lakukan adalah:

1. tuangkan asam cuka secukupnya ( kira-kira hingga koin bisa tercelup semua bagiannya)
2. tuangkan 1 sendok garam dapur
3. Aduk hingga garam terlarut
4. Masukkan uang koin, goyang-goyangka, dan diamkan sebentar
5. angkat uang koin dan lap hingga kering

Pasti uang koin kuningannya lebih bersih.

"Nah anak-anak, sekarang Bapa tanya lagi uang berapakah ini?"
"500 rupiah pak....." jawab anak-anak kompak

Masih Terjajah

1 komentar

Dapat kita ketahui dari catatan sejarah bahwa bangsa kita Indonesia, selama berabad-abad yang lalu dijajah oleh bangsa asing. Mulai dari Portugis, Spanyol, Belanda, Inggris bahkan Jepang yang masih satu benua, pernah menjajah Indonesia. Penindasan dari kekejaman para penjajah meninggalkan bekas yang mendalam bagi bangsa Indonesia.

Hingga pada akhirnya perjuangan bangsa Indonesia mencapai puncaknya dan pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia menyatakan kemerrdekaannya. Berbagai usahapun dilakukan untuk mengisi kemerdekaan itu. Namun ternyata kemerdekaan yang hakiki belumlah dicapai oleh bangsa Indonesia. Dalam perkembangannya muncullah konflik dan peperangan. Sebut saja pemberontakan yang dilakukan oleh PKI, yang menambah goresan luka pada ingatan bangsa ini.

Demikian untuk saat ini. Kemerdekaan yang diharapkan oleh warga negara Indonesia belum sepenuhnya didapatkan. Masih banyak warga negara yang belum mendapatkan kelayakan dalam hal pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan. Beberapa warga Indonesia juga masih belum mendapatkan jaminan keamanan yang baik, sebut saja kasus-kasus penganiayaan yang kerap terjadi pada tenaga-tenaga kerja dari Indonesia yang mencari nafkah diluar negeri.

Masih diperparah oleh penjajahan yang dilakukan oleh WNI terhadap WNI lainnya.

KORUPSI yang dilakukan oleh tikus-tikus kantor, membuat uang rakyat yang dibayarkan melalui pajak tidak dapat dinikmati lagi oleh rakyat. Amanah yang diberikan oleh rakyat digunakan dengan seenaknya saja oleh para wakil rakyat. Bukan mewakili aspirasi rakyat dan merealisasikannya, namun lebih pada memanfaatkan jabatan untuk memperkaya diri sendiri. Mungkin tidak semua wakil rakyat demikian, namun yang baik tetap lebih sedikit dari yang tidak.

Ditambah lagi oleh ulah-ulah negara lain yang berusaha menjajah Indonesia. Penjajahan yang dilakukan ada yang terang-terangan ada pula yang tersembunyi. Contoh dari penjajahan yang dapat kita lihat dan sedang gencar dilakukan adalah yang di lakukan oleh negara TETANGGA kita sendiri, Malaysia. Mulai dari pengakuan kesenian asli indonesia seperti Reog Ponorogo, Batik, Wayang dan tarian khas Kalimantan, pencurian ikan yang dilakukan oleh para nelayan Malaysia, perlakuan yang tidak wajar pada para TKI, bahkan perekrutan warga Indonesia menjadi warga negara Malaysia pun dilakukan.

Kasus-kasus yang terjadi mungkin akan terus terjadi jika tidak segera di tangani dengan serius. Lalu apa yang akan terjadi? Siapakah yang patut disalahkan ? Kapankah kita benar-benar mendapatkan kemardekaan sejati? Apa ini realita Bangsa Indonesia? Pertanyaan-pertanyaan ini tidak seharusnya hanya kita pikirkan saja. Mari kita mulai memperbaiki semua ini. Mulailah dari diri kita sendiri. Terlebih kita adalah mahasiswa, salah satu dari bagian kaum intelektual yang nantinya akan melanjutkan perjuangan para pendahulu kita. Mulailah dangan tidak menjajah diri kita dengan kemalasan dan hal-hal yang tidak berguna.

Mari kita wujudkan impian setiap warga negara Indonesia. Mewujudkan Indonesia yang lebih baik dari saat ini. Mungkin sendiri kita bisa saja melakukannya, namun akan lebih sempurna bila kita melakukannya bersama-sama. Menyatukan tekad yang ada dan mewujudkannya, dengan meniggalkan rasa ego individual. Semoga secepatnya hal itu terwujud dan dapat kita rasakan.Amin

bisakah

0 komentar

Bisakah dalam keterbatasanku ini aku terus mengingatMU
Bisakah aku senatiasa berserah padaMu
Bisakah aku menjadi salah satu dari golongan yang sedikit?
Bisakah aku mensyukuri apa-apa yang ada
Aku terlalu lemah
Aku terlalu payah
Untuk itulah Rabbi
Berila senantiasa hamba, keluarga hamba dan teman-teman hamba rahmat dan HidayahMU
Tunjukilah kami jalanMu yang lurus
Amin

SMA

2 komentar


Masa SMA. Tak ada yang menyangkal bahwa masa SMA atau yang lazim disebut masa putih abu2 adalah salah satu tahapan hidup yang sangat mengesankan. Masa dengan gejolak jiwa muda yang membara, yang tentu saja baik jika diarahkan kehal positif dan sebaliknya. Masa penuh kenangan akan sahabat yang senantiasa ada saat dibutuhkan, pacar, guru-guru baik yang disukai atau yang tidak serta kenangan akan kenakalan yang sering dilakukan akan menjadi memori indah tersendiri yang nantinya asyik diperbincangkan dikemudian hari. Banyak yang menemukan kelas yang sudah dianggap sebagai keluarga baru, Yasin salah satunya. Cewe lulusan salah satu SMA di kota telur asin, Brebes, mengaku sangat senang dengan kelas yang dulu ia dapat. Dua tahun jalinan kekerabatan yang ia rasakan memberikan warna baru tersendiri di dalam hidupnya. Harapannya untuk kemudian hari agar teman2nya tidaklah sombong pada teman2 yang lain dan tetap menjaga tali persaudaraan.
Begitulah,bahwa masa SMA begitu menyenangkan.
Lalu bagaimana dengan masa SMA Anda?

0 komentar


hari pertama posting di blog.
Bagi orang yang dianggap katro n gaptek oleh temen2, bikin blog untuk pertama kali merupakan salah satu cara untuk mengurangi cara pandang mereka tadi. Ya seperti aku mungkin,,hahaha
walaupun tampilan blogku masih amat sangat sederhana, setidaknya aku udah mulai wat aktif di dunia mayaini
so guys, tunggu postingan selanjutnya yak...
Thank you

 

MY MIND © 2011 Design by Best Blogger Templates | Sponsored by HD Wallpapers