There can be no “teacher” without ‘pupils’ , no rebel without ‘establishment’.

Arti Peimpin

Pemimpin adalah orang pertama sekaligus orang terakhir dalam sebuah kelompok (Mukti 2013)

This is featured post 3 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 4 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Gunung Prahu

SEUMUR HIDUP KITA SEKALIPUN TIDAK AKAN CUKUP UNTUK MENGELILINGI INDONESIA. I LOVE INDONESIA.

TEGURAN

0 komentar


TEGURAN

“ Assalamualaikum, ana sg bsa mbantu aku ?

.aku ng Bank BRI ungaran, pan nglesi, bnsinku kntgan keh ra gawa duit,

jane meh njukt nang atm tp atme trble.. :(.”


Selasa, 22 November.

Biasanya, setelah praktikum genetika, tidak ada praktikum lagi. Waktu kosong seperti itu biasa kugunakan untuk mengerjakan laporan, tugas, mencuci baju, atau tidur. (kayaknya yang ketiga paling sering). Namun, hari ini ada praktikum tambahan mikrobiologi. Awalnya, praktikum yang dilakukan Cuma menghitung hasil biakan bakteri menggunakan coloni counter, tapi ternyata asisten menghendaki adanya praktikum tambahan, praktium abiotik.

Entah siapa yang mulai, stelah semua larutan selesai dimasukkan dan sedang dalam tahap sterilisasi, satu persatu mulai pulang, termasuk aku. Tiba di kos, aku menyiapkan soal untuk tes fisika sore nanti, untuk siswa privatku. Setelah sholat dhuhur sadar ga sadar, ku pasang alarm di pukul 14.00 WIB dan aku ketiduran.

Jam 14.00 alarm berbunyi dan aku terbangun. Wah..wah ada sms masuk nih. Dari komting mikrobio ternyata, isinya perintah untuk segera berangkat, praktikum sudah dimulai, (@13.15) tentu saja aku terlambat. Segera ku sms teman 1 kelompokku, dan ternyata cuma aku yang ga berangkat. Cetarr,,,alamat inhal nih, 50rb melayang, bikin larutan sendirian, sterilisasi sendirian etc.

Langsung ku sms mba asdos dan bertanya kapan bisa dilakukan inhal. Lama ga dibalas.

Eh,sudah hampir jam 3. Biasanya adik yang ku lesin sms apakah dia mau les sore atau malam. Sedikit bimbang tapi akhirnya kuputuskan berangkat. Cuaca kurang mendukung, mendung tebal, gerimis perlahan, diitambah dompet yang ditinggalkan soekarno-hatta, pattimura dan semua koleganya, plus kondisi bensin yang berada pada garis merah.

Toh aku tetap nekat . Ku pikir nanti mampir atm sebentar, ambil uang, beli bensin, simple kan? Ternyata ga se simple itu. Atm BRI di kampus ternyata rusak, atm dalam kantor ga bisa dipakai karena sudah tutup. Cuma dua alternatif lanjut naik ke ungaran atau turun ke sampangan. Kupilih lanjut naik, brem...bremmmm..bremmm... motor kunyalakan.

Sampai daerah mangun sari, gerimis bertambah frekuensinya, tambah deres saja nih.

Jalanan berubah sedikit licin, bukannya mengurangi laju motor aku malah menaikkan kecepatan. Tancaap...

            Sampailah di daerah sumurejo, bensin sudah mulai meninggalkan huruf E. Its mean that my fuel is empty. Ah, pikiran kalut, meski jalanan gak berkabut. Karena kurang konsen, aku ga tahu truk di depanku rem mendadak. Motor sudah tinggal sejengkal lagi nempel bagian belakang truk. Langsung kutarik rem depan, banting ke kiri hampir nyungsep, lepas rem depan ganti rem kaki, motor goyang-goyang dan Alhamdulillah masuk lagi ke jalan raya.

            Alhasil, sampailah di ATM BRI ungaran, langsung niat ambil uang, 50rb.

Masuk ke atm, masukkin kartu langsung pencet nominal 50rb, ups, ko ga bisa. Coba lagi, 1, 2 kali sama saja. Ku cek saldo dan lailahaillallah pantes saja mesin atm ngambek. Saldoku Cuma 83rb.

            Panik. Langsung sms masku. Selamat, dia belum berangkat kerja. Segera ku tellpon dan crita keadaanku. Masku ikut bingung, dia sudah mau masuk kerja. Di smslah istrinya barangkali bisa ngirim, ga bisa juga, lagi di rumah dan jauh dari atm. Dicobanya sms banking dan ternyata GA BISA juga. Waduh waduh... udah kaya anak ayam mau mati di lumbung padi nih.

            Segera saja ku sms tiga temanku. Bambang, nana, simu. Isi smsnya sama

“ Assalamualaikum, ana sg bsa mbantu aku ?

.aku ng Bank BRI ungaran, pan nglesi, bnsinku kntgan keh ra gawa duit,

jane meh njukt nang atm tp atme trble.. :(.”

Bambang ga bisa,lagi ada tanggungan, simu ga balas, nana ga ada motor. Waduh sms sapa lagi nih. Mau sms gilang buat minjem uang, aku ga hapal norek atm abahku. Lagi pula aku ga tahu juga dia lagi sibuk atau ga.  Tenang-tenang, Allah pasti kasih jalan.

            Uji coba lagi. Kali ini ku sms Syaiful, mas didit dan solikhin. Solikhin, ga bisa juga, ada acara bem katanya. Waduh,,, mulai putus asa nih. Padahal masih di Ungaran, tapi dah bingung gini. Ada sms masuk, ku kira mas didit atau syaiful, eh malah mba asdos mikro. Kubalas smsnya sambil berharap ada kabar baik datang. Posisiku udah ga nyaman, dilihatin terus sama pak satpam ma office boy. (wajahku wajah penjahat kah?). Alhamdulillah sms mas didit masuk hampir bersamaan ma ipul dan keduanya bisa. Langsung ku balas ke syaiful bahwa sudah ada yang mau kesini. Alhamdulillah.

            Sambil menunggu mas didit, ku balas sms asdosku. Kabar baik datang lagi, aku gak perlu inhal, tapi nilai laporanku harus rela terpotong 5 poin. Setidaknya aku gak perlu keluar 50rb dan ribet nyiapin bahan sendirian buat inhal. Di akhir sms mba asdos menegurku.

“ Besok lagi jangan ketiduran, jangan malas2an lo ya”

Tadinya ada pikiran, udah lagi apes, eh dapat teguran. Tapi setelah dipikr2 bener juga kata mbanya. Benar, aku ga boleh malas2n. Aku masih jauh dari teman2ku. Setidaknya aku harus bisa sepadan dengan mereka. Untung masih dikasih teguran ringan melalui ucapan, belum  teguran dari sang pencipta kehidupan berupa hal-hal yang ga diinginkan. Dan syukurlah, mas didit pun datang mebawakan seliter bensin. Dia pulang dan aku melanjutkan niatku untuk mengisi les.

My Ishihara tes

0 komentar


 My Ishihara tes

Today, in my genetic practicum, my friends and I try to use Ishihara tes. Ishihara is diferent with some sholat sunnah (istikharoh) altough both are similiar when we learn. Ishihara test is a test to know  somebody is a blindcolour, blindcolour parsial, or normal people. Ishihara test have 14 pages, each page have a circle picture with some colour. The colour on the picture sometime can we look like a number by sometimes like a track.

My group (*call : Dominan group) consist of Bambang, Ian, Susi, Mei and ofcourse me. Susi is the first person who try Ishihara test in our group. Second is me, bambang tird, Ian fourth and the last is Mei. Only two member of Dominan’s group have a wrong answer in this test, they are Mei and me (?).

Ian and Bambang are laughing when they know my result They said that, “ I think you are *nyasar in biology. Haha,,, i just laughing like they do. Honestly i am suprize enough when i know my result. After use ishihara test with manual methode, I try to use computer metode to know that I really blindcolour parsial or not. The result from computer methode is same. My score is only 83,333 %.

When my friends are know my result they laughing (again). I try to make a joke. “ Nurul, do you know, that the result is not valid? I’m totally blindcolour, u know? “ 

“Really?”

“Yes, its true. I’m a blindcolour person, and everything are gray in my eyes. It happen since u far away from me. Because for me, u are my colour. “

“ hahaha,,, “ all of my friends that learn my answer are laughing (and try to catch  and hit me hahhaha * kabur)

 

MY MIND © 2011 Design by Best Blogger Templates | Sponsored by HD Wallpapers