Mengisi Jam kosong I



Suatu siang di bulan september.
Di sudut ruang OSIS tempat basecampku dan 17 temanku selama PPL, aku iseng membuka laptopku untuk kemudian menceritakan kembali sedikit perjalanan PPL ini.
Beberapa hari yang lalu, aku dan rekan PPL ku Panji, masih belum diberikan jatah untuk mengajar. Kami hanya mengawasi bagaimana guru pamong kami mengajari murid-murid materi transportasi tumbuhan. Pada mulanya kami senang-senang saja mendapatkan kondisi seperti itu, namun lama-lama kami akhirnya jenuh, terlebih aku.
Iseng-iseng, setelah jam mengobservasi saya dan Panji selesai, aku mengajak panji dan temanku yang lain Rifai (pengajar bahasa Inggris)untuk keliling sekolah, sekedar melihat-melihat barang kali ada kelas yang kosong.
Singkat cerita kami akhirnya turun (ruang OSIS ada di lantai 2) dan langsung melihat-lihat kelas 8. Aku kira semua siswa terlihat tenang di dalam ruang kelas mereka masing-masing, ah sayangnya itu hanya ilusi. Ada salah satu kelas yaitu kelas 8H yang mendapatkan jam kosong. Kami (aku, panji dan Rifai) kaget saat melalui kelas ini. Kami langsung mendapatkan pertanyaan mengenai jurusan kami masing-masing, waduh, diantara kami bertiga tidak ada yang sesuai dengan jam pelajaran yang seharusnya ada yakni PKN. Hmm melihat kelas yang cukup ramai, akhirnya aku pun mengajak kedua temanku itu untuk masuk dan mengisi kelas ini.
“lalu apa yang harus aku lakukan?”, tanyaku dalam hati. Masuklah kami bertiga ke kelas 8H ini. Rasa kaget keduapun datang.
“Seeelaaamaaat siaaang paaak”, seru semua anak dalam kelas ini.
Ya, di sekolah ini sudah dibiasakan untuk mengucapkan salam ketika guru memasuki kelas, dan mengucapkan terima kasih serta salam saat pelajaran sudah selesai. Good attitude J
Lanjut
Karena dasar kami bertiga bukan PKN maka iseng aku lihat buku mereka.Materi yang mereka dapatkan hari seharusnya tentang ideologi. Hmm secara jujur akau tidak terlalu memahami materi ini.
TinG!!
Ide permainan pun lalu muncul. Alhamdulillah.
“Ok. Hari ini kita akan memainkan suatu quiz. Apa semua tahu quiz **t bulaga?”, tanyaku
“tahu...”, jawab kelas 8 H.
Dan singkat cerita dimulai lah permainan ini. Saayangnya minat siswa terhadap permainan ini tidak terlalu besar.
TinGG!
Ide kedua muncul. Permainan segera saya ubah. Tiap 2 baris saya jadikan kelompok kemudian setiap kelompok akan mendapatkan jatah waktu untuk menjawab suatu pertanyaan dengan cara menuliskan kalimat itu di papan tulis (setiap anak berhak menuliskan 1 huruf saja).
Berhasil!! Kelas ini aktif. Bahkan terlewat aktif dan sedikit anarkis haha :D
Ya, dengan tema “Indonesia” saya Panji dan Rifai berhsil membuat kelas ini hidup.
Untuk hasil permainan ini (yang sedikit kami curangi), diperoleh hasil seri diantara kedua kubu.
Untuk siswa yang saya kenal untuk hari ini diantaranya adalah charles, galih, vanis,pingkan,aulia dan mahendra.
-dokumentasi menyusul :) -

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan untuk memberikan komentar terhadap tulisan ini, demi tulisan yang lebih baik di lain hari.

 

MY MIND © 2011 Design by Best Blogger Templates | Sponsored by HD Wallpapers