There can be no “teacher” without ‘pupils’ , no rebel without ‘establishment’.

Arti Peimpin

Pemimpin adalah orang pertama sekaligus orang terakhir dalam sebuah kelompok (Mukti 2013)

This is featured post 3 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 4 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Gunung Prahu

SEUMUR HIDUP KITA SEKALIPUN TIDAK AKAN CUKUP UNTUK MENGELILINGI INDONESIA. I LOVE INDONESIA.

Ah

0 komentar

Ah desainnya kurang menarik.
Kurang greget.
Kuisnya kurang menantang.
Masih terlalu biasa.
Kenapa hanya untuk OS itu saja?
Kenapa susah dipasang?
Kenapa ini begini?
Kenapa ini begitu?
Aaah...
Pertanyaan dan pernyataan terus masuk bergantian dari mereka
Terimakasih
Masukan2nya saya tampung dulu ya
Betul. saya tahu masih banyak yang kurang dari apa yang saya sajikan
Tidak sedikit memang، alias banyak
Iya...saya memang sedikit ngeyel dg yang sudah ada
Tapi itu sedikt wajar bukan?
Apanya?
Ya itu, wajar jika suatu barang yang dibuat harus mengalami perubahan baik ditambah atau dikurangi agar menjadi lebih baik
Wajar juga jika pembuat punya pendapatnya sendiri
Terlepas dari bagaimana purwarupa yang ada
Saya patut berterimakasih pada Anda semua
Karena telah sudi melihat dan menggunakannya walau hanya sekali
Insya Allah akan diprbaiki seperti yang diharpkan --> menjadi lebih baik

Bunga dan Hujan

0 komentar

Boleh dibilang, aku tidak sepenuhnya suka tanaman. Menyukainya, masih dalam taraf wajar. Belum segila (saat) aku menyukai hal membaca komik dan melihat anime. Pun dengan menulis , baik di dunia maya maupun dunia nyata. Namun demikian, rasanya marah dan jengkel juga ketika tanaman-tanaman yang aku tanam dalam pot dan diletakkan di depan teras rumah mati. Sebab matinya memang beragam, tapi yang membuatku jengkel dan kesal tentu saja ulah jahil dari tangan-tangan tak bertanggung jawab.
Mungkin, alasan selain karena aku yang menanamnya adalah karena tidak sedikit biaya yang aku dan adikku (Dani) keluarkan untuk membeli bibit tanaman yang  aku dan dia tanam.
Sebagai contoh adalah bibit pucuk merah (Syzigium oleina ). Tanaman ini, kami beli dengan harga yang cukup mahal, sekitar 45 ribu. Angka yang memang tidak seberapa bagi penghobi tanaman. Tapi bagi kami yang masih menyukai tanaman dalam taraf wajar (dan sedang belajar untuk lebih), angka ini sudah cukup besar. Tanaman ini hanya hidup selama kurang lebih 3 bulan di teras rumah. Penyebab kematian karena beberapa tangan secara usil memetik daun yang ada.
Hal yang tidak kalah menyebalkan dialami oleh tanaman yang entah aku juga lupa namanya. Sejenis rumput-rumputan dengan dua warna hijau tua dan hijau muda. Baru satu hari tanaman ini kami letakkan di teras, ayam tetangga datang dan mematuk separuh dari jumlah daun di tanaman itu. keesokkan harinya ulah tangan jahil kembali muncul. Sisa daun yang ada digunting habis. Hmm
Hujan di sore tadi, meski sebentar, menjadi rezeki bagi penghuni baru di teras rumah yakni 1 pot Canna Hybrida  dan 1 pot tanaman yang masih belum aku tahu namanya (sejenis rumput dengan gradasi hijau muda dan tua).
Semoga kehadiran mereka dapat awet dan tumbuuh subur, menemani ke enam pot lain yang ada di teras rumah.


_kisah sore
-sedikit tentang tanaman di teras rumah
-Tak apa kan?

Seujung Kuku

0 komentar

Sonten wau, kulo rumaos seneng sanget.
Leres, salah satunggal alasan nggih meniko, ningali perlombaan kangge mringati agustusan teng ngajeng griya. Nanging alasan utami kulo rumaos ngoten nggih menika sumringahipun panjenengan.
Sumringahe njenengan sonten wau adem sanget sajroning manah
Sami kalih guyu saking panjenengan

Nopo njenengan ngertos?
Wau, pas kulo meluk njenengan saking wingking
Menawi saged, mboten kepengin kulo lepas
Penginku nggih ben mawon

Kulo wedi
Sanget wedine
Pas nde bada isya sak meniko
Njenengan ndukani kulo lan tiang kalih wonten griya
Kulo kaget
Kulo mboten saged njawab
Satunggale kalimat kang kulo ucap niku
Pripun...?

Nopo nggih mboten kaget
Nopo nggih mboten wedi
Lah njenengan duko kalian ngucap ajeng ngunjuk tablet analgesik sak strip
Astaghfirullah...

Njenengan saweg khilaf, nggih kulo percy
Njenengan saweg katah masalah, nggih kulo prcy
Ning nopo arti percy niku ?
Menawi kulo mboten saged rumaos
Menawi kulo mboten saged Peka



pEka
kulo sakniki taksih dereng saged dados pribadi ingkang peka
sanes kalih njenengan
kulo lan tiang teng griya nten nopo-nopo
njenengan langsung ngertos, langsung tanggap
Kulo sanes
nggih kulo dereng saged peka
dinten niki mawon, salah satunggal rencang kulo sanjang
kulo mboten peka
Niku mpun nomer sekawan saking  rencang caket kulo kang sanjang mekaten
berarti nggih posisi kulo (cekap) parah
peka kulo taksih kedah dilatih
taksih kedah ditambah malih
ne sakniki
peka kulo dibanding njenengan paling-paling sak ujung kuku
nggih toh?

Apa kabar

0 komentar

2 kata ini sering kita ucapkan pada orang lain. Terlbh pada mereka yang jarang kita temui.
Tapi pernahkah kita mennyakan pertanyaan dg dua kata itu pada diri kita?
Apa kabar diriku?
Apa kabar hatiku?
Apa kabar semangatku?
Apa kabar imanku?
Kita memang harus menghargai org lain. Tp terlebih dahulu hargailah diri kita
Karena buat apa kita menghargai sangat tinggi orang lain, tp kita anggap remeh diri kita sendiri?
Buat apa pula memaksa agar orang lain menerima diri kita jika kita tidak menerima diri kita sendiri?
Kita diciptakan berbeda, berbangsa-bangsa, bersuku-suku, agar kita saling mengenal bukan?


#
Maaf hati, maaf semangat, maaf iman
Terkadang kalian aku acuhkan

Nasib duhur dan ashar

0 komentar

Malu. Malu sejadi jadinya saat melihat bangunan itu. Bangunan yang ada dan berjarak hanya sekitar empat rumah dari ku. Bangunan itu biasa aku sebut langgar. Pun orang-orang di sekitar rumahku menyebutnya demikian.
Jika langgar/musola dan masjid masjid lain adzan dan iqomah penuh 5x dalam sehari, maka tidak demikian dengan langgar di samping rumahku itu.
Seringkali (dan memang lebih seringnya) langgar itu hanya adzan sejumlah orang minum obat, 3x sehari. Subuh, magrib, dan isya.
Lalu kemanakah dhuhur dan ashar? Kenapa hak mereka tidak terpenuhi?
Saat waktu dhuhur, warga di sekitar rumahku, yang ada di tengah komplek pasar, masih sibuk dengan jualannya. Masih sibuk melayani pembeli atau paling cepat, tengah menutup jualan mereka.
Lalu ashar? Ashar kebanyakan dari kami masih berkutat dengan lahan garapan. Baik itu lahan pertanian maupun pekarangan.
Bukan, bukan berarti lingkungan ku tidak melaksanakan sholat. Aku percaya semua tetap melakukan sholat walaupun di rumah masing- masing.
Hanya saja, malu itu kian menumpuk kawan.
Selama aku tumbuh dan besar di sini adzan duhur dan ashar masih jarang terdengar.
Iya,kadng2 aku adzan.
Iya, ga setiap hari memang.
Itulah, kenapa aku malu. Sebagai orang yg tau sedikit ttg agama, aku hanya sesekali adzan d sana. Itu pun hanya bisa mengundang segelintir orang untuk datang dan sholat berjamaah.
Ah, apa aku terlalu berkhayal?
Bahwa adzan dhuhur dan ashar akan bisa rutin terdenngar?

Dingin

0 komentar

Dingin bulan agustus
Membuatku ingin kembali meringkuk
Memeluk guling
Menarik kain sarung yang kulapis dua

Dingin bulan agustus
Mengingatkan pada hangat malam keakraban
Duduk melingkari api unggun
Melihat penampilan dr para kawan
Di malam puncak kegiatan pramuka

Dingin bulan agustus
Membawaku mengingat serunya melihat pertandingan timnas tahun lalu
Melihatnya melalui layar tancep darurat di sebuah bumi perkemahan di muntilan

Dingin bulan agustus
Selalu berkesan
Dengan nama-nama baru.
Selalu?
Dengan tahun ini juga? Siapa tahu

Wisuda?

0 komentar

Wisuda. Acara akhir yang dilakukan untuk menandakan bahwa seseorang telah menyelesaikan masa belajarnya di suatu instansi. Bisa sekolah maupun universitas.
Belakangan teman2 angkatan yang sepantaran denganku melakukan proses wisuda. Mulai dari teman sd, smp, sma dan kuliah.
Pengin sih. Kalau bisa malah secepatnya, hehe.
Tapi semua memang ada waktunya, ada proses yg harus dilewati. Apapun, meski itu membuat barang instan seperti mie instan.
--
Pagi ini mendung.
Pergi mengambil data lagi. Dan kali ini dikira mau berangkat wisuda, oleh kaka sepupu. Gara2 jas hitam setelan hitam putih dan dasi hitam yg ku pakai,mungkin.
--
Catatan kecil sambil menunggu wakakurikulum smanda brebes. Di lobi sekolah. Bukan tempat yang kau janjikan. Aku juga tak malu pada semut merah. :D
--
Preparenov
Road to graduation
Road to you :)

Agustus

0 komentar

Agustus,
2 malam dr kmrin bulan terlihat bagus.
Pagi hari ini diawali hujan, pun sore mnjlang malm hujan dtg menutup hari.
Bagian otak knn dan kiri sedikit berderit, lm tak terpakai. Senutsenut...
Besok lanjut lagi mencari data.
Jika bu dosen berkenan dan Engkau meridoi, Serial ini ingin segera kuhiatuskan..benar..segera!

#prepare_nov

 

MY MIND © 2011 Design by Best Blogger Templates | Sponsored by HD Wallpapers