Kode

Siang kemarin, sebuah sms masuk ke HP ku. Dari mba Fitri, salah satu laboran di Lab Biologi. Dia berkata bahwa aku dicari oleh dosen pembimbingku, yang sekaligus kepala lab dan dosen fisiologi tumbuhan. Besok (tadi siang), aku diminta untuk segera menemuinya. Katanya juga, nomerku tidak disave oleh dosen pembimbingku. Cukup aneh, mengingat aku cukup sering berkirim pesan dengan Beliau. Ya sudahlah.
Aku menduga-duga alasan kenapa aku dicari.
Tentang skripsiku kah? 
Walaupun kemungkinan itu sedikit, karena bukan tipe beliau untuk mencari mahasiswa bimbingannya (biasanya aku dan kawan2 yang mencari hehe), aku mencoba untuk berbaik sangka. Siapa tahu memang demikian, bukankah itu hal bagus? Walaupun revisianku sampai sekarang juga masih belum selesai.
Sembari menduga kemungkinan itu benar terjadi aku juga mencari-cari alasan lain.
Aku bertanya pada temanku sesama anak biologi yang kebetulan ikut juga dalam kepanitian Plpg.
Menurutnya, kemungkinan aku dicari dan diminta untuk segera bertemu Beliau adalah tentang akan dimintanya aku untuk menjadi asisten praktikum mata kuliah fisiologi Tumbuhan. Aku pikir, ada benarnya juga.
Pagi tadi aku izin kepada ketua gugus plpg untuk bisa menemui dosenku itu.
Pukul delapan lebih sepuluh menit aku sampai di kampus. Beliau masih belum hadir (atau mungkin masih mengajar?). Aku menunggu di jurusan. Menunggu lebih dari setengah jam akhirnya aku pergi ke lab. Masih juga belum ada tanda-tanda kemunculan Beliau, aku lalu pergi ke perpustakaan, menyibukkan diri dengan membaca majalah bulanan Trubus. Ada artikel lagi tentang bawang merah disana.
Baru membaca beberapa menit, aku mendapat sms dari teman-teman di jurusan bahwa dosenku baru datang di jurusan. Aku berniat untuk menghampiri beliau. Tapi di tengah jalan, kaka kelas yang sama-sama akan bertemu Beliau memberitahu bahwa beliau akan ke lab. Balik lagi ke lab.
Ya, dan akhirnya yang ditunggu datang juga. Langsung saling sapa. Setelah itu, menunggu lagi sekitar lima belas menit. 
"Mam, sorry ternyata bener mam kamu diminta ngasistenin, hehe", ucap mba Fitri yang tiba-tiba datang membawa jas lab merah. Jas lab khusus Fisiologi Tumbuhan.
Yah, dugaan positifku meleset hehe.
kau tahu? aku masih belum memepelajari lagi materi praktikum untuk hari itu, sedikit ingat dan lupa banyak .
Well, show must go on!
Alhamdulillah, praktikum berjalan dengan cukup lancar.
Ada sedikit kesalahan dimana regu piket ternyata salah dalam mempersiapkan larutan sehingga harus membuat larutan 3 kali untuk larutan glukosa dengan 12 macam konsentrasi. Di sisi lain, bahan praktikum  yakni kentang juga belum dibawa. Alhasil, preparasi molor sampai 45 menit. dan Praktikum yang dimulai dari jam 10 baru selesai jam setengah lima sore. Tujuh jam yang seru di lab Fistum.
Disela-sela praktikum, Bu Dosen menanyakan skripsiku.
Sudah sampai mana? Sudah turun lapangan kan ?
Ko si A belum maju-maju lagi ?
Sebenarnya ada satu lagi pertanyaan yang aku tunggu.
Kamu mau sidang kapan?
haha
 --
Benar kata temanku, hidup sekarang banyak dipenuhi dengan kode atau ada juga yang menyebutnya dengan pragmatis. SMS dosen yang tetiba mencariku itu contoh kode, pertanyaan-pertanyaan beliau itu juga kode. Termasuk juga pertanyaan yang aku inginkan itu. Contoh lain, kalian mungkin lebih tahu daripada aku. hehe
Meski begitu, tidak semua ucapan baik secara lisan maupun tulisan adalah sebuah kode. Kadangkala memang hanya ingin mengucapkan atau menuliskan sesuatu tanpa maksud tersirat.

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan untuk memberikan komentar terhadap tulisan ini, demi tulisan yang lebih baik di lain hari.

 

MY MIND © 2011 Design by Best Blogger Templates | Sponsored by HD Wallpapers