Senyuman Ijin Apel

Saat itu, aku masih berada di dalam kamarku. Sebuah bilik kecil berukuran tak lebih dari 2x3 m berdinding kayu. Tanpa ada ternit, jadi kalau melihat ke atas, ya langsung ke arah genting. Aku tengah melihat film di notebook kecilku, si Blue asphire, film animasi tentang olahraga basket di Jepang. Aku menontonnya sambil tiduran di lantai beralaskan tikar.
Pas di tengah-tengah film, dia muncul. Sebuah kepala melongok ke dalam kamarku. Wajahnya tersenyum, nampak bahagia.
"Kenapa Nan?", tanyaku pada sosok kepala itu (badannya masih di luar kamar alias di balik pintu)
"Ga papa mas", jawabnya singkat.
Waah..mencurigakan.
Alih-alih keluar dan memeriksa keadaan di luar, aku melanjutan kembali menonton film itu. Tentu saja setelah memberikan jawaban yang tak kalah singkat dari Nanda, yaitu O...
Film berlanjut lagi dan mencapai bagian akhir.
Kepala itu muncul kembali dengan senyum lebih lebar dan kentara sekali rasa bahagianya.
Kembali aku menanyakan pertanyaan yang sama, " kenapa Nan?"
Di jawab dengan jawaban yang sama pula," Ga papa mas" dan kepala itu seketika menghilang.
Pintu kamar kembali tertutup rapat.
karena film yang aku tonton sudah selesai, dan rasa penasaran pada apa yang ada di luar kamar, aku lalu keluar. Baru aku buka pintu kamarku, kembali senyuman dari kepala itu melihat kearahku (kali ini lengkap sama badannya juga), sembari mengangguk "Mas...".
Aku kaget.
Kaget bukan karena senyuman dan tingkah aneh dari  adik kosku itu, melainkan karena ada cewe yang sedang duduk di sampingnya nonton Tv bareng.
Oooo....pantes.
Jadi maksudnya itu minta ijin bawa temen cewe ke kosan toh.
Hmm...aneh-aneh wae ne wong lagi tresno.
 #tepukjidat kemudian mereka pun pindah ke kursi di halaman depan kos.
#lho?!

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan untuk memberikan komentar terhadap tulisan ini, demi tulisan yang lebih baik di lain hari.

 

MY MIND © 2011 Design by Best Blogger Templates | Sponsored by HD Wallpapers