There can be no “teacher” without ‘pupils’ , no rebel without ‘establishment’.

Arti Peimpin

Pemimpin adalah orang pertama sekaligus orang terakhir dalam sebuah kelompok (Mukti 2013)

This is featured post 3 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 4 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Gunung Prahu

SEUMUR HIDUP KITA SEKALIPUN TIDAK AKAN CUKUP UNTUK MENGELILINGI INDONESIA. I LOVE INDONESIA.

Senandung adzan di liang lahat

0 komentar

Allah ku. Aku yakin ini salah satu teguranmu untukku atas kealpaanku dan kebobrokanku dalam diam. Siapa sangka jika hari ini, Kamis, 8 September engkau berikan aku pengalaman perdana yang luar biasa. Engkau memberikan aku kesempatan untuk mengumandangkan adzan dan Iqamah. Bukan di masjid atau di mushola, melainkan di liang lahat.
Betul kawan, liang lahat.
Bergetar badan ini. Suaraku nyaris berubah menjadi Isak tangis jika aku tidak ingat adab mengenai jenazah.
Ingin rasanya berhenti dan berkata aku tidak sanggup. Tapi keyakinan bahwa ini adalah suatu hal yang kelak akan sangat berguna menguatkan ku untuk menunaikan amanah yang diberikan oleh orang-orang di sekitar rumah.
*
Tidak ada yang menyangka dan menduga bahwa tetangga depan rumah meninggal dunia dalam usia yang relatif muda. Hanya beberapa tahun saja terpaut usia denganku.
Rasanya baru kemarin dia membantu keluargaku mengurus nikahan mas parjo. Baru kemarin juga dia meminjam sound untuk acara aqiqah kakaknya.
Siapa sangka, siang tadi Allah memanggilnya.
Siapa sangka juga bahwa aku dipilih oleh orang-orang sekitar membantu untuk menerima jenazah lalu lantas mengadzaninya.
Mungkin ini teguran juga bahwa buku fiqih jenazah yang aku beli memang harus lekas diselesaikan untuk dibaca. Penerapan ilmu itu, tidak menunggu waktu kita berleha-leha. Kapan pun penerapan itu akan datang. Pun pasti dengan maut.

Professor pengembara

0 komentar

Professor pengembara.
Pernahkah kamu membayangkan saat kamu mengantar pulang cewe yang kamu suka dan bertemu dengan Ayahnya ternyata beliau adalah ketua kua? Lantas kamu diminta keseriusannya untuk ijabsah?

Itu adalahsepenggal kisah dalam buku Professor Pengembara. Buku ini adalah buku yang ditulis oleh salah seorang guru besar filsafat matematika FMIPA unnes yang juga pernah menjadi dosen pemonev dan dosen penarikan sm3T Unnes angkatan V kabupaten Sanggau, Professor Hardi Suyitno. Professor yang terlihat sangar dan galak (dan nyatanya memang begitu hehe) namun saat sudah cukup akrab kita  akan tahu bahwa beliau itu orangnya asik dan humoris.
Buku Professor pengembara diterbitkan oleh Unnes press dan TIDAK dijual untuk umum. Jadi, saya salah seorang yang beruntung memiliki buku ini. Padahal sudah jelas kalau Prof Hardi memiliki banyak mahasiswa, mungkin banyak diantaranya sudah mendengar kisah yang ada di buku ini, tapi memilikinya? Hmm...saya kira hanya segelintir orang saja.
Pada awalnya, karena penasaran dan ingin membeli buku ini, saya mencari -carinya di internet. Berharap ada yang menjual secara online. Hasil pencarian, nihil. Alhasil, saya inboks prof Hardi via FB. Alhamdulillah, beliau merespon positif dan menjanjikan akan memberikan satu buku pada saya.
Alhamdulillah, rencana itu terwujud saat penarikan sm3t berlangsung.
Banyak hal yang dapat dipetik setelah kita membaca buku ini. Salah satunya adalah jangan takut mencoba hal baru. Termasuk jika itu harus nyasar terlebih dahulu. Percayalah bahwa nasib baik akan menemani orang-orang baik. Jadi jangan letih untuk terus berusaha dan berdoa.Kekurangan dari buku ini adalah kisah yang ada terlalu sedikit, kurang tebal. Hehe.

Ada juga beberapa salah ketik di bagian-bagian tertentu. Contoh yang paling nampak adalah pada bagian rangkuman buku di bagian belakang buku.
Meskipun kurang tebal, membaca buku ini tidak bisa secepat membaca novel. Banyak bagian yang memang lebih nyaman dibaca perlahan sembari membayangkan kondisi yang terjadi.
Over all, I like this book. Thanks Prof.

 

MY MIND © 2011 Design by Best Blogger Templates | Sponsored by HD Wallpapers