Saat itu kita sama
B dan B, A dan A
Resonansi sebuah rasa
Menggema menguatkan asa
Saling memanggil
Aku percaya kau pun sama
Aku yakin kau juga iya
Saling menjaga
Hingga hari itu
Kau mulai ragu
Ucapmu seolah malu
Meragu meski aku merayu
Saling sembunyi
Datang emosi dan sepi
Hari hari tak seperti dulu lagi
Aku sembunyi
Kau pun (mungkin) sembunyi
Senyum bulan sabit itu pun memudar
Dan aku bertanya mencari sebuah kabar
Saling bertemu
Doaku agar terbaik bagimu dan bagiku
Bersimpuh di sebagian malamku
Hindarkan aku jika ia bukan jodohku
Dekatkan ia jika ia jodohku
Mudahkan urusan kami jika itu putusan-Mu
Ikhlaskan kami dan gantilah masing-masing dengan yang terbaik menurut-Mu
Saling menunggu
Ragu masih kau rasa
Jauh jadi dilema
Aku menguatkan
Kau masih mempertanyakan
Doaku masih
Harapku masih
Asaku masih
Saling percaya
Diam tak berkabar kemana ia
Lama tak berbincang bertegur sapa
Sibuk dengan segala urusan
Atau malas untuk sekedar bertukar pesan
Apakah aku harus tetap percaya?
Atau memilih biarkan ragumu juga padaku?
Atau sama seperti mu saja, diam?
--




