Dalam imaji
Aku berada di suatu malam
saat angin dingin kota ini menyapa
engkau dan aku berdua di suatu motor roda dua
menyusuri jalan raya dengan amat perlahan
Dalam dingin itu
aku sedikit gugup
terasa meningkat laju jantung berdegup
engkau hanya diam
sulit aku berkata
tapi akupun tetap memaksa untuk bicara
dan untai demi untai kata keluar
berkisah tentang segala rasa dariku
Saat itu
aku memang tak melihat wajahmu
tapi aku bisa menerka
kau kaget luar biasa
mungkin memerah juga wajahmu itu
Dan laju motor mengantarkan kita ke tempat itu
tempat dengan wahana-wahana biasa
namun terasa istimewa karenamu
Dan dalam imajiku
Aku bersamamu
menaiki suatu wahana
hanya berdua
pusing
mual
ah, kenapa juga kita merasakannya
Dan engkau bertanya lagi tentang pertanyaanku
Dan aku menjawab lagi pertanyaanmu itu
Suatu malam
Diposting oleh
Imam fauzi
Minggu, 13 Oktober 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan untuk memberikan komentar terhadap tulisan ini, demi tulisan yang lebih baik di lain hari.