Malam menuju fajar
Keramaian masih terasa di bagian pertiwi
Tempat kami berdiri
Memandangi jalan setapak dengan sisa air hujan
Ada rasa dingin menusuk diantara tebal jaket yang kami kenakan
Ada rasa takut menyapa kala kami melalui kegelapan hutan
Ada pula kenekatan dalam diri kami
Ada pula doa yang terucap (tentu saja)
Tetap melangkah
Meski resah
Berhenti sejenak untuk mengambil nafas
Minum
Cek anggota
Cek peta
Sebentar lagi kami akan sampai
Ketempat dimana rekan kami mendahului
Ketempat dimana kawah dan bebatuan keluar dari sana
Puncak tertinggi gunung ini
Puncak dimana akan semakin sadar diri ini begitu kerdil
dan terlalu naif untuk tidak bersyukur
Terimakasih Tuhan
Perjalanan malam ini
Perjalanan sekarang ini
Merupakan suatu keindahan dan kenikmatan
Dari Mu kepada kami
Orang-orang yang mesih belajar menjadi hamba yang baik
-sindoro dalam kenangan
Tentang malam
Diposting oleh
Imam fauzi
Sabtu, 02 November 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
1 komentar:
mam,,, keren :D
Posting Komentar
Silahkan untuk memberikan komentar terhadap tulisan ini, demi tulisan yang lebih baik di lain hari.